TUNTANG — Keluarga besar SMP Negeri 1 Tuntang (Spensata) sukses menyelenggarakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 dengan meriah dan penuh kekeluargaan. Peringatan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari ajang kompetisi tingkat sekolah dasar hingga perayaan puncak yang kental dengan nuansa seni dan budaya.
Rangkaian perayaan dimulai sehari sebelumnya dengan digelarnya berbagai perlombaan antar-SD yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta didik sekolah dasar di sekitar wilayah Tuntang. Berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi lomba bola voli dan lomba dolanan anak, yang tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat olahraga dan keterampilan, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antara SMPN 1 Tuntang dengan sekolah-sekolah dasar penyangga.
Puncak acara yang diselenggarakan di halaman sekolah dihadiri oleh Kepala Sekolah, segenap dewan guru, staf kependidikan, komite sekolah, para siswa, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Tuntang, Sokhifatun Nakhiroh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah yang telah menginjak usia 48 tahun serta mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pihak dalam menyukseskan rangkaian acara HUT tahun ini.
“Usia 48 tahun merupakan bukti nyata dedikasi bersama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Terima kasih kepada seluruh pihak, para guru, siswa, komite, serta sekolah-sekolah dasar tetangga yang turut memeriahkan rangkaian HUT Spensata melalui ajang lomba voli dan dolanan anak,” ujar Ibu Sokhifatun Nakhiroh.
Acara puncak kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas eksistensi dan prestasi SMPN 1 Tuntang selama hampir setengah abad. Potongan tumpeng diserahkan secara simbolis kepada pihak sekolah dan perwakilan berprestasi. Suasana semakin semarak dengan digelarnya pembagian hadiah bagi para pemenang lomba antar-SD maupun perlombaan internal siswa.
Kemeriahan puncak HUT ke-48 ini ditutup dengan suguhan seni budaya yang spektakuler, yakni Pentas Seni dan Kreasi Pelajar dari siswa-siswi Spensata, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan istimewa kesenian tradisional Reog Turonggo Kridho Rahayu dari Dusun Nalirojo, Desa Ngajaran. Penampilan reog yang energik dan memukau berhasil menghibur seluruh warga sekolah dan tamu undangan yang hadir, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam melestarikan seni dan budaya tradisional.
Melalui perayaan HUT ke-48 ini, SMPN 1 Tuntang berharap dapat terus menjadi institusi pendidikan yang unggul, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta senantiasa mencintai dan melestarikan budaya bangsa.
Dirgahayu ke-48 SMPN 1 Tuntang! Teruslah berkarya, mengabdi, dan menginspirasi.




